MAMUJU, Mosulbar.com - Kodim 1418/Mamuju bergerak cepat dan responsif dalam menangani ambruknya Jembatan Gantung Saluole yang berada di Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Dipimpin langsung oleh Dandim 1418/Mamuju, Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P., jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat melakukan peninjauan lapangan sekaligus langkah percepatan perbaikan guna memulihkan akses vital warga, Minggu (4/1/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Dandim memastikan kondisi fisik jembatan pasca-ambruk dan menegaskan bahwa tidak terdapat korban jiwa akibat insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan yang dilakukan.

Kodim 1418/Mamuju juga mengerahkan personel Koramil 1418-05/Kalumpang untuk membantu pengamanan lokasi, proses evakuasi, serta perbaikan darurat jembatan. Upaya tersebut didukung dengan penyediaan material berupa tali sling baja serta perlengkapan pendukung lainnya guna mempercepat pemulihan akses penghubung antarwilayah.

Kegiatan peninjauan turut dihadiri Danramil 1418-05/Kalumpang Kapten Inf Fransiskus, Kepala BPBD Kabupaten Mamuju Taslim, Camat Kalumpang Bram Tosuli, Staf Teknis PU Kabupaten Mamuju Muh. Fatailah, Babinsa Koramil 1418-05/Kalumpang, Kepala Desa Karama Yohanes, serta sekitar 30 orang warga setempat yang secara gotong royong bahu-membahu membantu proses perbaikan di lapangan.

Dandim 1418/Mamuju menyampaikan bahwa percepatan perbaikan Jembatan Gantung Saluole menjadi prioritas agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Karama dan Desa Sandapang dapat kembali berjalan normal. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan faktor keselamatan dengan tidak melintasi jembatan melebihi kapasitas serta menghindari membawa muatan berlebih.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa Jembatan Gantung Saluole telah berusia sekitar 30 tahun sehingga membutuhkan perhatian khusus untuk penanganan jangka panjang, termasuk pengecekan menyeluruh dan rencana rehabilitasi secara permanen.

Sementara itu, Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M., menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Kodim 1418/Mamuju serta solidnya sinergi lintas sektor yang terbangun. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen nyata dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah.(**)