MAMUJU TENGAH, Mosulbar.com - Ratusan masyarakat di Kabupaten Mamuju Tengah menggelar aksi demonstrasi di halaman Mapolres Mamuju Tengah, Desa Tobadak, Rabu (1/4/2026). Aksi ini menyoroti penanganan perkara dugaan tindak pidana pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di area perkebunan inti PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM), yang dinilai lamban dan tidak transparan.

Aksi yang berlangsung sejak dini hari ini diikuti sekitar 350 orang, dipimpin oleh Adi, yang juga merupakan Ketua Kelompok Tani Sawit WKSM sekaligus koordinator lapangan (Korlap) aksi.

Dalam orasinya, Adi menyampaikan kekecewaan masyarakat terkait dugaan pelaku pencurian sawit yang hingga kini belum ditahan oleh pihak berwajib.

“Kami menuntut agar permasalahan ini segera diselesaikan. Jika tidak, jangan salahkan kami apabila kembali turun aksi dengan massa yang lebih besar,” tegas Adi di depan Mapolres Mamuju Tengah.

Sejumlah massa aksi juga mempertanyakan alasan aparat kepolisian tidak menahan terduga pelaku pencurian sawit, yang menurut mereka sudah meresahkan serta menimbulkan kerugian bagi kelompok tani dan perusahaan.

Sementara itu, Kepolisian Resor Mamuju Tengah melalui keterangan resminya pada hari yang sama menyampaikan perkembangan penanganan perkara tersebut. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan hukum.

“Kami menghimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi,” ujar pihak Polres Mateng dalam keterangannya.

Kepolisian juga memastikan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditangani sesuai prosedur dan tidak ada pihak yang diperlakukan secara istimewa.

Menutup aksi tersebut, Adi kembali menegaskan bahwa masyarakat menunggu langkah tegas kepolisian dalam menangani kasus pencurian sawit di wilayah WKSM.

“Kenapa pelaku pencuri sawit tidak ditahan? Ini yang menjadi pertanyaan besar bagi kami,” tutup Adi.

Aksi berjalan damai hingga massa membubarkan diri menjelang siang.


Wartawan: Hamsah – mosulbar.com.

Edit: Red.