Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Instruksikan Evaluasi Menyeluruh atas Tunggakan Layanan Pertanahan di Seluruh Kantah
JAKARTA, Mosulbar.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya penyelesaian tunggakan layanan pertanahan yang masih terjadi di berbagai Kantor Pertanahan (Kantah) di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Evaluasi Semester I Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, pada Jumat (11/07/2025).
Dalam arahannya, Menteri Nusron secara tegas memerintahkan Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT) beserta jajarannya untuk segera melakukan tinjauan langsung ke lapangan dan menangani setiap permasalahan layanan yang tertunda.
“Tolong dibantu Kapusdatin (Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan dan Tata Ruang) dan Tenaga Ahli, betul-betul di-review ada berapa tunggakan di tiap Kantah, permohonan layanan apa pun yang nyangkut, ada di mana saja,” tegas Menteri Nusron.
Instruksi tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan internal dalam rangka meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan akuntabilitas kinerja Kementerian ATR/BPN, serta menjawab berbagai keluhan masyarakat yang selama ini merasa proses pengurusan pertanahan sering tersendat.
Menteri Nusron juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas unit kerja dalam menyusun data yang akurat dan menyelesaikan tunggakan secara sistematis. Ia mengajak seluruh jajaran kementerian, termasuk pusat data dan tenaga ahli, untuk bergerak cepat dan tepat agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali optimal.
Rapim Evaluasi Semester I ini menjadi forum penting untuk mengukur capaian kerja paruh pertama tahun 2025 dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk semester berikutnya, dengan menempatkan peningkatan kualitas layanan pertanahan sebagai prioritas utama.
Jika Anda memerlukan versi singkat atau gaya bahasa yang lebih formal atau populer, saya bisa bantu sesuaikan.
