PASANGKAYU, Mosulbar.com - Sat Polairud Polres Pasangkayu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melanjutkan pencarian hari kedua terhadap seorang nelayan yang diduga hilang di laut. Kegiatan pencarian tersebut dilaksanakan pada Jumat, 24 Desember 2025, setelah korban dilaporkan hilang kontak sejak Sabtu, 20 Desember 2025.


Nelayan yang dilaporkan hilang diketahui bernama Hasadudin (53), berprofesi sebagai nelayan, beralamat sesuai KTP di Dusun Waikaya, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa.


Perkembangan signifikan terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 22.30 WITA, saat diterima informasi dari warga bahwa sejumlah barang dan satu unit telepon genggam yang diduga milik Hasadudin ditemukan di sekitar Pantai Sirenja, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala. Setelah dilakukan pengecekan dan konfirmasi melalui komunikasi WhatsApp, barang-barang tersebut dipastikan benar milik korban.


Selanjutnya, pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.30 WITA, kembali diterima informasi dari warga Kelurahan Ganti, Kabupaten Donggala mengenai penemuan sebuah kapal yang diduga milik Hasadudin di sekitar pesisir pantai Dusun Kulolo, Kelurahan Ganti. Personel Sat Polairud kemudian melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan pada pukul 03.00 WITA dipastikan bahwa kapal tersebut benar merupakan milik korban.


Personel Sat Polairud Polres Pasangkayu segera mengamankan seluruh barang temuan di wilayah Kecamatan Sirenja dengan berkoordinasi langsung bersama Polsek Sirenja Polda Sulawesi Tengah untuk selanjutnya diamankan di Kantor Polsek Sirenja. Sementara itu, kapal milik korban juga diamankan dan dibawa menuju posko sementara guna kepentingan penyelidikan dan pencarian lanjutan.


Rencana tindak lanjut, pada Jumat, 26 Desember 2025, akan dilakukan penarikan kapal dari pesisir pantai Kabupaten Donggala menuju pantai Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu. Setelah itu, pencarian terhadap Hasadudin akan kembali dilanjutkan, mengingat korban telah dipastikan terpisah dari kapalnya.


Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, S.H., S.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Imran Razak, menyampaikan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan melibatkan unsur terkait hingga korban ditemukan, serta mengimbau masyarakat untuk turut memberikan informasi apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan keberadaan korban.


Sumber: Humas Polres Pasangkayu.

Edit: Redaksi.