PASANGKAYU, Mosulbar.com – Upaya pengembangan pertanian durian premium di Sulawesi Barat (Sulbar) terus menunjukkan kemajuan signifikan. Salah satu uji coba penanaman durian unggulan kini dikembangkan di Desa Bulubunggu, Kecamatan Dapurang, melalui Kelompok Tani Buana Situju Farm yang dikelola secara profesional. Selasa 6 Januari 2026.
Kebun durian tersebut mengusung konsep pertanian modern dan berorientasi ekspor, dengan fokus pada varietas durian premium yang telah memiliki nilai jual tinggi di pasar internasional, seperti Musangking, Duri Hitam, dan Super Tembaga.
Pengelolaan kebun dipimpin langsung oleh Owner Utama Buana Situju Farm, Al Makmur Palimeri dan Suryandi ambo ala. Saat ini, luas kebun yang telah memasuki tahap pengembangan mencapai 14 hektar, dengan usia tanam rata-rata dua tahun, dan secara keseluruhan total lahan yang telah ditanami durian mencapai 20 hektar.
Pengembangan durian premium ini sejalan dengan visinya dalam mendorong sektor pertanian Sulbar agar lebih maju, berdaya saing, dan mampu menembus pasar global. Melalui uji coba penanaman berbagai varietas durian unggulan, diharapkan Sulbar dapat menjadi salah satu sentra durian premium nasional di masa depan.
“Jenis durian seperti Musangking, Duri Hitam, dan Super Tembaga memiliki potensi besar untuk diekspor ke luar negeri. Ke depan, kebun ini diharapkan mampu menarik minat negara tetangga untuk menjalin kemitraan strategis,” ujar pengelola kebun.
Selain berorientasi ekspor, pengembangan kebun durian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal, membuka lapangan kerja, serta mendorong petani durian Sulbar agar semakin sukses, mandiri, dan dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan dukungan pengelolaan yang serius, penerapan teknik budidaya yang tepat, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, Buana Situju Farm diharapkan menjadi contoh sukses pengembangan durian premium di Sulawesi Barat dan menjadi tonggak kebangkitan pertanian hortikultura daerah.
Penulis : Redaksi.

0Komentar