PASANGKAYU, Mosulbar.com – Di sudut Kecamatan Sarudu, tepatnya di Desa Doda, Kabupaten Pasangkayu, tersimpan sebuah kisah sejarah yang luar biasa dan penuh mukjizat. Sebuah makam keramat yang menjadi saksi bisu akan kekuasaan Sang Pencipta dan kewibawaan sosok yang dimakamkan di sana. Minggu 12 April 2026.
Perjalanan Terakhir yang Penuh Takdir
Konon, dahulu kala datanglah seorang tokoh besar, entah itu ulama, pangeran, atau orang saleh/Saleha yang menempuh perjalanan jauh mengarungi samudra menggunakan perahu. Namun, di tengah lautan, takdir memanggil. Beliau wafat tepat di atas kapalnya sendiri.
Jasad beliau tidak tenggelam, melainkan tetap terbaring tenang di atas perahu yang kemudian hanyut terbawa arus hingga akhirnya terdampar di pesisir pantai Desa Dodahhn blus. Masyarakat setempat yang menemukannya merasa terharu dan dengan penuh rasa hormat serta takzim, mereka memuliakan jenazah trsebut dan memutuskan untuk menguburkannya di tempat itu juga.
Momen Magis: Air yang "Hidup" dan Menghormati
Hal yang paling menggetarkan hati dan menjadi legenda hingga kini adalah peristiwa yang terjadi tepat pada malam pemakaman tersebut.
Saat itu, kondisi laut sedang pasang besar. Air laut naik tinggi dan seharusnya membasahi seluruh daratan pantai. Namun, sesuatu yang ajaib terjadi.
"Saat air laut mulai naik dan hampir menyentuh area makam, tiba-tiba air tersebut seolah memiliki kesadaran sendiri. Air itu tidak membasahi, melainkan justru bergerak menjauh, berpindah-pindah, dan membentuk aliran baru untuk menghindari gundukan tanah tempat jenazah diletakkan."
Air laut itu seakan-akan "takut" dan "menghormati". Di hadapan kesucian sang tokoh, air pasang itu tunduk patuh. Ia bergerak-gerak mencari jalan lain, membelah diri, dan memastikan bahwa makam tersebut tetap kering, suci, dan sama sekali tidak tersentuh air, meskipun di sekelilingnya air laut sedang naik dengan deras.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa sosok yang dimakamkan di sana adalah orang yang sangat shaleh, berilmu tinggi, dan dicintai oleh Sang Pencipta, sehingga bahkan alam pun tunduk dan patuh untuk menjaganya.
Saatnya Bangkitkan Wisata Sejarah
Kisah Air Laut yang Berpindah-Pindah ini adalah harta karun budaya yang sangat berharga bagi masyarakat Pasangkayu. Makam Keramat Desa Doda bukan hanya tempat ziarah, tapi destinasi wisata religi yang menyimpan misteri dan keagungan.
Sudah saatnya situs ini dibenahi, dirawat, dan dipromosikan. Mari kita bangkitkan kembali tempat ini agar dikenal luas, menjadi tempat berkah, dan menjadi kebanggaan Kabupaten Pasangkayu.
Sejarah tidak boleh hilang, keajaiban harus terus diceritakan.
Sumber: Cerita Rakyat dan Tradisi Lisan Masyarakat Desa Doda, Sarudu - Pasangkayu.

0Komentar