PASANGKAYU, Mosulbar.com – Menanggapi informasi yang beredar di media Online dan sosial terkait dugaan ayam Ungkep yang disebut membusuk dalam paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyampaikan klarifikasi resmi serta permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa tidak nyaman. kejadian. Sabtu 14/03/2026.

Kepala SPPG, Hasnita Widad Nabilah, S.Gz., menjelaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan adanya kejadian yang menimbulkan keresahan di kalangan orang tua siswa dan masyarakat.

“Kami sebagai pengelola SPPG menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah mitra, orang tua siswa, serta masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi terkait menu ayam ungkep yang dibagikan,” ujarnya. Minggu 15/3/2026. Di kantor Sektriat Media Online Mosulbar.

Menurutnya, program Makanan Bergizi Gratis yang dijalankan melalui SPPG pada prinsipnya selalu mengedepankan standar keamanan pangan, kebersihan, serta kualitas gizi makanan sebelum didistribusikan kepada siswa di sekolah-sekolah mitra.

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG, Abigael Singkali, S.Gz., menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi internal terkait proses penyediaan dan pendistribusian makanan.

 Ia menyebutkan bahwa terdapat faktor mendesak dalam proses penyiapan menu sehingga berdampak pada kualitas makanan yang diterima oleh sebagian siswa.

“Kami telah melakukan pengecekan dan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan. Ke depan kami akan memperketat pengawasan serta memastikan setiap makanan yang dibagikan benar-benar layak konsumsi,” jelasnya.

Pihak SPPG juga menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem pengelolaan makanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali Pihak SPPG juga akan mengevaluasi dan memberikan pelayanan terbaik kedepannya. 

Koordinasi dengan pihak sekolah mitra juga akan terus diperkuat guna memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Dalam kesempatan tersebut, pihak SPPG juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Pasangkayu A. Ansar yang telah membantu menyampaikan informasi serta melakukan kontrol sosial melalui pemberitaan sehingga kondisi di lapangan dapat terus terpantau dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua IJS DPW Pasangkayu A. Ansar yang telah membantu menyebarluaskan informasi serta melakukan kontrol sosial melalui media, sehingga proses pengawasan terhadap pelayanan kami dapat terus dipantau dan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” tambah Hasnita.

Selain itu, SPPG mengimbau masyarakat agar tidak langsung menyimpulkan informasi yang beredar sebelum adanya klarifikasi resmi, serta tetap memberikan masukan yang konstruktif demi perbaikan bersama.

“Kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat. Hal ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami agar pelayanan pemenuhan gizi bagi siswa dapat berjalan lebih baik ke depannya,” tutupnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, pihak SPPG berharap kepada Ketua IJS DPW Pasangkayu Tetap membantu kami dalam mengembalikan situasi kondusif serta kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi bagi siswa tetap terjaga.(red)