Pelepasan Santri Angkatan ke-12 dan 15 Ponpes Nurul Quran: Lahirkan Generasi Unggul dan Qurani
LOMBOK TENGAH, Mosulbar.com 16 MEI 2026 – Pondok Pesantren Nurul Quran kembali mencatatkan sejarah gemilang dalam dunia pendidikan Islam. Bertempat di halaman Yayasan Pondok Pesantren Nurul Quran, Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dilaksanakan acara pelepasan sekaligus tasyakuran kelulusan santriwan dan santriwati angkatan ke-12 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan angkatan ke-15 tingkat Madrasah Aliyah (MA), pada Sabtu (16/05/2026).
Tahun ini, lembaga pendidikan berbasis pesantren ini berhasil meluluskan sebanyak 353 siswa dari total 1.041 santri yang sedang menempuh pendidikan di lingkungan yayasan. Acara yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Yang Unggul dan Qurani” ini berlangsung dengan penuh sukacita, haru, serta suasana kekeluargaan yang kental.
Prosesi pelepasan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan dilanjutkan dengan penampilan pidato dari santri berprestasi. Suasana semakin mengharukan ketika para wali santri tampak gembira sekaligus bangga menyaksikan putra-putri mereka berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan menengah di lembaga tersebut.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, pejabat daerah, serta para pendidik dan tenaga kependidikan. Di antaranya hadir TGH. Habiburrahman, TGH. Muh. Nur Muhtar, TGH. Lalu Mala Syar'i Lc, TGH. Lalu Ahmad Tamim Khairi, TGH. Ibnu Kholil, dan TGH. Wahab Mustahab Ali Spdi. Kehadiran para pemimpin daerah juga turut memeriahkan acara, meliputi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Kepala Dinas Pendidikan, perwakilan Kementerian Agama Lombok Tengah, sejumlah Rektor Universitas di NTB, Camat Praya, serta Kepala Desa setempat.
Dalam sambutannya, Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Quran, DR. TGH. Sabarudin Abdurrahman, M.Pd., menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh santri yang telah lulus. Beliau menegaskan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari perjuangan menuntut ilmu, melainkan gerbang awal menuju tanggung jawab dan tantangan yang lebih besar.
“Anak-anakku semua, kelulusan ini bukan berarti berakhirlah masa belajar kalian, melainkan ini adalah pintu gerbang awal untuk menghadapi jenjang pendidikan dan perjuangan yang lebih berat lagi ke depannya,” ujar DR. TGH. Sabarudin Abdurrahman.
Lebih lanjut, Al-Mukarram –sapaan akrab beliau– juga mengingatkan para lulusan tentang nilai keutamaan di mata Allah SWT. Di tengah zaman yang sering menjadikan kekayaan sebagai patokan kesuksesan, beliau mengingatkan bahwa kemuliaan sejati ada pada mereka yang senantiasa menyebarkan kebaikan dan para penghafal Al-Quran.
“Di zaman sekarang, mungkin banyak orang menganggap kekayaan adalah sesuatu yang paling diidamkan. Namun ingatlah, Allah SWT senantiasa memuliakan hamba-hamba-Nya yang mengajarkan kebaikan, serta para penghafal dan pengamal Al-Quran,” tegasnya.
Beliau juga berpesan agar kebiasaan baik yang telah dibentuk selama menuntut ilmu di pesantren tetap dijaga dan diterapkan di mana pun mereka berada. “Teruskanlah kebiasaan mulia yang telah kalian jalani di pesantren, seperti sholat tahajud, sholat dhuha, menghafal Al-Quran, serta amalan-amalan saleh lainnya. Dan yang terpenting, jagalah nama baik almamater Pondok Pesantren Nurul Quran di mana pun kalian berada,” harap beliau.
Menutup rangkaian acara, panitia penyelenggara mengumumkan dan memberikan penghargaan kepada para santri berprestasi di berbagai bidang ilmu dan studi. Penghargaan berupa cenderamata dari yayasan ini diserahkan langsung oleh Pimpinan Yayasan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan prestasi yang telah diraih selama menempuh pendidikan.
Acara pelepasan ini menjadi bukti nyata komitmen Pondok Pesantren Nurul Quran dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan keimanan dan ketaqwaan yang kokoh, serta siap mengabdikan ilmu yang dimiliki bagi nusa, bangsa, dan agama.(Hm/red)

