BREAKING NEWS

Viral di Medsos Bansos Desa Rea Timur Ricuh, Istri Kades Adu Mulut Warga, Ketua IJS Angkat Bicara

POLMAN, Mosulbar.com – Kericuhan terjadi saat proses penyaluran bantuan sosial (Bansos) di Desa Rea Timur, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar(Polman),Sulawesi Barat, beberapa hari lalu, kini mendapat sorotan tajam dari Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat,DPW Kabupaten Polman. Organisasi pers ini akhirnya angkat bicara dan meminta pihak terkait segera menindaklanjuti persoalan yang memicu kemarahan warga tersebut.

 

Kericuhan berawal dari sejumlah warga yang merasa hak mereka dialihkan secara sepihak. Warga yang seharusnya masuk dalam daftar penerima justru tidak mendapatkan bantuan, sementara pihak lain yang dianggap kurang berhak malah menerima jatah tersebut. Situasi ini memanas hingga terjadi pertengkaran antara istri Kades yang nota bene bukan staf Desa dan salah seorang warga yang namanya dialihkan kepada penerima yang lain. 

 

Menanggapi kejadian itu, Ketua IJS DPW Kabupaten Polman, Syukur Ht menyatakan keprihatinan yang mendalam. “Kami sangat menyayangkan insiden ini. Penyaluran bantuan yang seharusnya menjadi solusi bagi warga yang membutuhkan, malah berubah menjadi kericuhan salah seorang warga, karena proses yang tidak transparan dan kurang akuntabel,” ujarnya, Selasa (3/6/2026).

 

Menurutnya, masalah ini menunjukkan adanya kelemahan serius dalam pengelolaan data maupun mekanisme penyaluran di tingkat desa. “Banyak laporan yang kami terima menyebutkan adanya ketidaksesuaian antara daftar penerima dengan kenyataan di lapangan. Hal ini yang memicu kecurigaan dan kemarahan masyarakat,” tambahnya.

 

Syukur Ht berharap kepada Pemerintah Kecamatan Binuang dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar agar segera melakukan pengecekan ulang secara menyeluruh, serta mengusut tuntas dugaan penyimpangan yang terjadi. Jika terbukti ada pelanggaran aturan atau penyalahgunaan wewenang, pihak berwajib diminta memproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Selain itu,Syukur meminta agar ke depannya proses penyaluran Bansos dilakukan dengan lebih terbuka, melibatkan unsur masyarakat, serta mempublikasikan daftar penerima secara jelas agar tidak lagi menimbulkan perselisihan.

 

“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga. Bantuan harus sampai tepat sasaran, tidak menimbulkan keributan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang paling membutuhkan,” tegasnya.

 

Syukur juga meminta kepada yang melakukan pendataan dan yang mengakses data miskin ke Menteri Sosial dilakukan secara profesional jangan pilih kasih", tegasnya.


Laporan: Wartawan Usman padong

Suumber: Ketua DPW IJS Polman

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar