BREAKING NEWS

Api Karhutla di Dungkait Terkendali, BPBD Sulbar Distribusikan 5.000 Liter Air

 

MAMUJU, Mosulbar.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di wilayah Sulawesi Barat.


Langkah tersebut dilakukan di bawah arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, dengan koordinasi langsung Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Yasir Fattah.


Melalui Posko Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan Tim 2 yang bertugas selama 24 jam pada periode 6 sampai 7 Oktober 2026, BPBD Sulbar melakukan pemantauan perkembangan kejadian karhutla melalui sistem pelaporan serta informasi prakiraan cuaca dan sebaran titik panas dari BMKG Sulawesi Barat.


Salah satu kejadian yang menjadi perhatian adalah kebakaran lahan di Dusun Ngalo, Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, yang terjadi pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 18.40 WITA. Kebakaran terjadi di belakang bangunan Koperasi Desa Merah Putih Desa Dungkait dengan luasan terdampak sekitar 0,5 hektare. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.


Menindaklanjuti laporan Camat Tapalang Barat yang diterima pada pukul 22.12 WITA, BPBD Kabupaten Mamuju langsung melakukan koordinasi dengan Damkar Kabupaten Mamuju dan Manggala Agni. Di saat yang sama, Posko BPBD Provinsi Sulawesi Barat melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Mamuju untuk mengetahui perkembangan kondisi di lokasi.


Berdasarkan hasil koordinasi, kondisi api telah berhasil dikendalikan melalui upaya aparat bersama masyarakat setempat. Tidak terdapat korban jiwa, sementara kerusakan yang dilaporkan berupa lahan sekitar 0,5 hektare yang terbakar.


Selain penanganan karhutla, BPBD Sulbar juga terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami kekurangan pasokan air bersih. Salah satunya dilakukan di Perumahan Puncak Indah Residence, Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.


Dalam kegiatan tersebut, BPBD Sulbar menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada 4 kepala keluarga atau 20 jiwa. Pelayanan berlangsung mulai pukul 13.00 WITA hingga 16.30 WITA.


Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah menegaskan bahwa BPBD akan terus menjaga kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi potensi bencana, khususnya karhutla dan kekeringan.


“Sesuai arahan Bapak Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Bapak Sekda Junda Maulana, BPBD Sulbar terus memastikan pemantauan, koordinasi dan respons cepat terhadap setiap laporan kejadian bencana. Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah meluasnya dampak bencana,” ujar Yasir Fattah, Rabu 7 Oktober 2026.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca kering, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana. (Rls)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar