PASANGKAYU, Mosulbar.com – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kejaksaan Negeri Pasangkayu bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Pasangkayu menggelar Gerakan Pangan Murah di pelataran kantor Kejari Pasangkayu, Rabu (18/02/2026).

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ratusan warga memadati lokasi sejak pagi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Pasangkayu, Tedhy Widodo, SH., MH, Ketua IAD Daerah Pasangkayu Ny. Nawafila Tedhy, Asisten II Pemerintah Kabupaten Pasangkayu H. Suhardi, serta jajaran pejabat Kejari Pasangkayu di antaranya Nurrochmad Ardhianto, SH., MH (Kasi Intel), Usman La Uku, SH (Kasi Pidsus), Luhur, SH (Kasubagbin), Alwi Muchtar Siregar, SH (Kasi Datun), dan seluruh staf Kejari.

Asisten II Pemkab Pasangkayu, H. Suhardi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejaksaan dan IAD dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Pasangkayu sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas pelaksanaan gerakan pangan murah ini. Ini sangat membantu masyarakat dalam menghadapi potensi kenaikan harga menjelang bulan suci,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IAD Daerah Pasangkayu, Ny. Nawafila Tedhy, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, khususnya Dinas Ketahanan Pangan.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah desa terdekat turut dilibatkan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membantu menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadhan,” tuturnya.

Dalam Gerakan Pangan Murah ini, panitia menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras premium sebanyak 3 ton, 150 rak telur, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, dan bawang putih.

Melalui kegiatan ini, Kejari Pasangkayu bersama IAD menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan serta meringankan beban masyarakat menjelang bulan penuh berkah.

(Ans/IJS)