MAMUJU, Mosulbar.com - Setelah sebelumnya telah melakukan dua kali pertemuan, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Barat (Dispoparekraf Sulbar) kembali menyambangi Inspektorat Sulbar pada Selasa, 24 Februari 2026.
Pertemuan lanjutan ini menunjukan keseriusan dan komitmen Dispoparekraf dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program dan kegiatan di Dispoparekraf.
Langkah koordinasi untuk pendampingan pada setiap program kepemudaan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif tersebut berorientasi pada upaya mewujudkan pemerintahan yang lebih bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Hal mana menjadi perhatian dari Gubernur Sulbar, Suhardi Duka yang menginginkan penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan akuntabel serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada pertemuan kali ini, pihak Dispoparekraf diwakili oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi dan Pembudayaan Olahraga, Agus, didampingi staf bidang, Ahmad Yani dan Yulius. Sementara Inspektur Pembantu 3 (Irban 3) A. Nurlianti Nurdin, mewakili Inspektorat Sulbar. Pertemuan dilaksanakan di Ruang Kerja Irban 3.
Agus menyampaikan bahwa kehadirannya di Inspektorat merupakan tindak lanjut atas permintaan kelengkapan administrasi yang sebelumnya telah disampaikan.
"Tadi kami menyampaikan proposal, Surat Keputusan Tim Verifikasi Hibah, Berita Acara, Verifikasi Hibah, nota pertimbangan, rekomendasi, nota dinas, Kerangka Acuan Kerja, hingga Naskah Perjanjian Hibah Daerah, termasuk SaK KONI 2026," kata Agus.
Ia menekankan pentingnya hal-hal administrasi tersebut dikomunikasikan ke Inspektorat guna memastikan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku serta memastikan seluruh pelaksanaan kegiatan nantinya berjalan sesuai aturan.
"Pihak Inspektorat selanjutnya akan melakukan pendalaman, memastikan seluruh dokumen yang dibutuhkan dapat terpenuhi sesuai ketentuan," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dispoparekraf Sulbar Bau Akram Dai mengapresiasi respons cepat yang dilakukan Kepala Bidang Peningkatan Prestasi dan Pembudayaan Olahraga tersebut.
"Semua proses yang dibutuhkan memang seharusnya ditindaklanjuti dan segera mengkomunikasikan dengan Inspektorat. Langkah proaktif yang dilakukan jajaran bidang teknis adalah bagian dari upaya membangun sistem kerja yang tertib dan terukur. Ini komitmen kita memastikan setiap program berjalan sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola yang baik," kata Bau Akram.
Bau Akram menyatakan komunikasi dengan Inspektorat Sulbar akan dilanjutkan dengan bidang teknis lainnya secara bertahap.
"Bidang teknis lainnya tentu perlu juga, dengan demikian semua program kegiatan dapat dipastikan melalui proses reviu dan pendampingan yang komprehensif, sehingga setiap tahapan perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya.
Bau Akram menegaskan, melalui sinergi yang berkelanjutan dengan Inspektorat dapat dibangun budaya kerja yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel di lingkungan Dispoparekraf Sulbar. (RLS)

0Komentar