PASANGKAYU, Mosulbar.com – Bupati Pasangkayu, H. Yaumil Ambo Djiwa, S.H, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasangkayu tahun 2027. Kegiatan strategis ini mengusung tema: “Optimalisasi Infrastruktur Dasar, Peningkatan Kualitas SDM dan Ekonomi yang Inovatif.”
Musrenbang RKPD 2027 digelar dengan menghadirkan berbagai unsur penting pembangunan daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulbar, Ince Rahmat, Wakapolres Pasangkayu, Perwakilan Kajari Pasangkayu, Wakil Ketua DPRD Pasangkayu, para Asisten Pemkab Pasangkayu, Anggota DPRD, Narasumber dari Universitas Tadulako Prof. Patta Tope, Staf Khusus dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, perbankan dan perusahaan, serta para Camat, Lurah, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat.
Bupati Tekankan Tantangan Global dan Dampaknya bagi Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Yaumil menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 dilakukan dalam situasi global yang sangat dinamis. Ia menyoroti kondisi geopolitik internasional, khususnya ketegangan di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat–Israel, yang dinilai memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi dunia.
“Geopolitik global saat ini memberi pengaruh sistemik terhadap fluktuasi harga energi dan komoditas. Dampaknya bukan hanya dirasakan secara nasional, tetapi sampai pada level daerah, termasuk Pasangkayu,” ungkap Bupati.
Karena itu, kata Bupati Yaumil, perencanaan pembangunan harus dilakukan secara lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan global serta kebutuhan masyarakat di daerah.
Arah Pembangunan 2027: Infrastruktur, SDM, dan Ekonomi Inovatif
Tema Musrenbang RKPD 2027 menekankan pentingnya:
Optimalisasi infrastruktur dasar untuk mendukung konektivitas dan pelayanan publik.
Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai modal utama menghadapi kompetisi global.
Penguatan ekonomi yang inovatif, dengan mengedepankan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Musrenbang ini diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah strategis demi mendorong pembangunan daerah yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(*)




0Komentar