Wakil Bupati Pasangkayu Sidak SPBU Bulucindolo: Pastikan Ketersediaan BBM dan Kelancaran Antian Jelang Arus Balik Lebaran
PASANGKAYU, Mosulbar.com – Wakil Bupati Pasangkayu, Dr. Hj. Herny Agus, S.Sos, M.Si, bersama rombongan kerja melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bulucindolo. Kegiatan ini bertujuan memantau langsung ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), tata kelola pelayanan, dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha serta puncak arus balik masa libur Lebaran. Peninjauan yang berlangsung pada Jumat (22/05/2026) ini turut didampingi oleh perwakilan dari Kodim 1427 Pasangkayu, Polres Pasangkayu, Kejaksaan Negeri Pasangkayu, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Dalam peninjauan tersebut, Dr. Hj. Herny Agus memberikan arahan langsung kepada pengelola SPBU dan menekankan bahwa kenyamanan serta keamanan masyarakat pengguna jalan menjadi prioritas utama yang harus dijaga.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan stok BBM benar-benar tersedia dalam jumlah cukup, tidak terjadi kelangkaan, dan harga jualnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami juga meminta pengelola untuk mengatur antrean kendaraan dengan rapi dan tertib di dalam area SPBU, agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan utama. Fokus kami saat ini adalah memastikan masyarakat dapat melintas dengan aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan yang baik,” tegas Dr. Hj. Herny Agus.
Sementara itu, Penanggung Jawab Lapangan SPBU Bulucindolo, Anca, menyampaikan penjelasan rinci terkait pengaturan operasional yang telah disiapkan pihaknya. Ia menyebutkan bahwa penataan ulang alur antrean dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan yang diterima dari jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) dalam dua hari terakhir, guna menjaga ketertiban di jalur poros utama.
“Beberapa hari lalu kami mendapatkan teguran sekaligus arahan dari pihak Polantas terkait penataan antrean. Oleh karena itu, kami telah mengatur sedemikian rupa agar seluruh antrean kendaraan berada sepenuhnya di dalam lingkungan SPBU. Hal ini kami lakukan demi menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di poros kedua, terutama di masa puncak perjalanan Lebaran ini,” ungkap Anca.
Ia juga merinci pengelolaan alokasi pasokan BBM jenis Solar yang diterima pihaknya sebanyak 8.000 Kiloliter (KL). Jumlah tersebut dibagi ke dalam dua kategori utama, yaitu 4 porsi dialokasikan untuk kebutuhan pengisian umum masyarakat, sedangkan 4 porsi lainnya disiapkan khusus sebagai cadangan atau stok darurat (Emergency) untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang tidak terduga.
“Untuk alokasi Solar sebesar 8.000 KL itu kami bagi porsinya masing-masing secara proporsional. Ada 4 bagian yang kami sediakan untuk kebutuhan pengisian umum, dan 4 bagian lagi kami simpan sebagai cadangan darurat. Dengan pembagian ini, kami pastikan kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik dan pasokan tetap aman,” jelasnya.
Lebih lanjut, Anca menegaskan bahwa hingga saat ini ketersediaan seluruh jenis BBM dalam kondisi aman dan tercukupi. Ia memastikan bahwa kendala teknis yang sempat terjadi seperti gangguan pada mesin pengisian sudah sepenuhnya teratasi. Kendala yang dihadapi saat ini hanyalah tingginya volume kendaraan yang mengakibatkan antrean panjang, namun hal itu tidak berpengaruh pada ketersediaan stok.
“Sampai saat ini kami pastikan stok BBM aman dan tercukupi sepenuhnya. Kendala teknis seperti mesin mati atau gangguan lain sudah tidak ada lagi.tambahanya.
Kegiatan pemantauan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah, bersinergi dengan unsur TNI/Polri serta instansi penegak hukum, untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM merata, harga terkontrol, dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar, aman, serta tertib sepanjang masa perayaan Idul Adha hingga periode arus balik Lebaran berakhir. (red)
