Tangis Haru Warnai Final Lomba Karaoke HUT RI ke-81 di Campurjo, Rendi Ahmad Raih Juara 1
POLEWALI MANDAR, Mosulbar.com — Suasana haru mewarnai malam final lomba karaoke tingkat Desa Campurjo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Rabu (26/8/2026).
Penampilan Rendi Ahmad, anak yatim piatu asal Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berhasil memukau dewan juri dan penonton. Penampilannya bahkan membuat sejumlah orang yang hadir tak kuasa menahan air mata.
Pada babak final, Rendi membawakan dua lagu, yakni “Gulali” dan “Gelorah Cinta”. Dengan penghayatan yang kuat, vokal yang matang, serta penguasaan panggung yang baik, Rendi berhasil meraih juara pertama lomba karaoke tingkat Desa Campurjo.
Bukan hanya kualitas vokalnya yang menjadi perhatian. Kisah hidup Rendi turut membuat suasana perlombaan semakin emosional.
Ayah Rendi telah meninggal dunia sekitar 10 tahun lalu. Sementara ibunya, almarhumah Nurmi Padong, baru saja meninggal dunia sekitar tiga bulan sebelum lomba digelar.
Saat Rendi tampil di atas panggung dengan penuh penghayatan, sejumlah penonton dan pendukung terlihat meneteskan air mata. Bahkan, beberapa anggota dewan juri turut terbawa suasana hingga tak kuasa menahan tangis.
Penampilan Rendi juga mendapat apresiasi dari sejumlah dermawan yang hadir. Salah satunya H. Muhammad Saleh, pengusaha yang akrab disapa Mas, yang memberikan saweran kepada Rendi di atas panggung.
H. Muhammad Saleh juga terlihat meneteskan air mata setelah menyaksikan penampilan Rendi.
“Selain lagunya yang sangat menyentuh, kita juga teringat bahwa Rendi baru tiga bulan lalu kehilangan ibunya yang sangat dicintainya,” ujar H. Muhammad Saleh dengan penuh haru.
Bakat bernyanyi Rendi sebenarnya sudah dikenal masyarakat. Dalam berbagai acara pernikahan maupun kegiatan masyarakat lainnya, Rendi kerap dipercaya untuk menyumbangkan lagu.
Kemampuan tersebut kemudian terus berkembang setelah Rendi bertemu dengan Amry Khan, artis Akademi 7 asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Amry Khan turut membantu Rendi mengasah kemampuan vokal dan penguasaan panggung. Pembinaan tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi Rendi hingga mampu tampil percaya diri dan memukau dalam final lomba karaoke Desa Campurjo.
Kepada Mosulbar.com, Rendi Ahmad mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraihnya.
“Saya bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan kepada hamba-Nya. Terima kasih kepada dewan juri, panitia pelaksana, dan semuanya atas kepercayaan kepada saya sebagai pemenang,” ujar Rendi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh hadirin, pendukung, serta para dermawan yang telah memberikan apresiasi kepadanya.
Menurut Rendi, hadiah dan apa yang diperolehnya dari perlombaan tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin, terutama untuk membantu dirinya bersama sang kakak, Rizal Ahmad.
“Semua ini akan saya pergunakan sebaik mungkin untuk saya dan saudara saya, kakak saya tercinta Rizal Ahmad. Karena kakak saya satu-satunya ini tergantung dengan kesehatannya. Saya akan selalu berupaya semaksimal mungkin, dengan doa dan harapan agar kami berdua bisa hidup dan mandiri ke depannya sebagai anak yatim piatu yang telah ditinggalkan kedua orang tua kami tercinta,” tuturnya.
Rendi juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar dari pihak ayah dan ibunya yang selama ini memberikan perhatian serta dukungan dalam menjalani kehidupan.
Ia menyebut sejumlah anggota keluarga yang selama ini memberikan perhatian kepadanya, di antaranya Mama Fitri Padong, Mama Nurlia Padong, Bapak Usman Padong, Mama Nurtin, serta keluarga lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Sementara itu, Nurlia Padong, tante Rendi, berharap kemenangan tersebut menjadi awal bagi Rendi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Semoga ke depannya Rendi bisa melangkah ke jenjang prestasi berikutnya dan mengikuti event-event lainnya. Selamat buat anakku Rendi Ahmad,” ungkap Nurlia.
Ia menegaskan, keluarga dari pihak ibunya akan terus memberikan dukungan dan kasih sayang kepada Rendi.
“Kami semua saudara dari ibu akan selalu menyayangimu seperti ibu kandungmu sendiri. Terima kasih kepada semuanya yang sudah mendukung dan memberikan apresiasi kepada keponakan saya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan saudara dan saudari kami semuanya,” katanya.
Kemenangan Rendi Ahmad bukan sekadar prestasi dalam sebuah lomba karaoke. Di balik piala juara pertama, tersimpan kisah perjuangan seorang anak yang tengah belajar berdiri sendiri setelah kehilangan kedua orang tuanya.
Dengan bakat, dukungan keluarga, dan perhatian masyarakat, Rendi diharapkan mampu terus mengembangkan kemampuan bernyanyi, meraih prestasi yang lebih tinggi, serta membangun masa depan bersama sang kakak.
Laporan: Usman Padong
