BREAKING NEWS

Pangdam XXIII/Palaka Wira Resmikan Jembatan Garuda Perintis di Pasangkayu, Akses Ekonomi dan Pendidikan Masyarakat Kian Terbuka

PASANGKAYU, Mosulbar.com — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar Parluhutan Sianipar, meresmikan Jembatan Garuda Perintis di Dusun Lelumpang, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), pada Senin (14/09/2026). Peresmian ini menjadi bukti nyata percepatan pembangunan infrastruktur dasar melalui program strategis TNI Angkatan Darat di wilayah pedesaan.

 

Jembatan yang diresmikan merupakan bagian dari program nasional 5.000 Jembatan Garuda Perintis, yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia dan dijalankan di bawah arahan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD). Program ini secara khusus ditujukan untuk membuka akses wilayah terluar dan terpencil yang selama ini terhambat keterbatasan infrastruktur transportasi.

 

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi langsung oleh Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, Aster Kasdam XXIII/Palaka Wira, Kasidam, Kapendam, Kasiter Korem 142/Tatag, serta Dandim 1427/Pasangkayu. Turut hadir Asisten I Pemkab Pasangkayu H. Suardi, Kajari Pasangkayu Tedhy Widodo, Danposal TNI AL, Camat Bambalamotu Ferdy, dan para perwakilan Forkopimda Kabupaten Pasangkayu.

 


Mewakili Pemerintah Daerah, Asisten I Pemkab Pasangkayu H. Suardi menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Pasangkayu dikarenakan kendala tugas kedinasan. Ia menegaskan, kehadiran jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan wujud kehadiran negara dan keluarga besar TNI di tengah masyarakat.

 

"Terima kasih, karena Kabupaten Pasangkayu telah tersentuh pembangunan Jembatan Garuda di tengah keterbatasan anggaran daerah. Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak lagi kesulitan mengangkut hasil kebun, dan anak-anak sekolah kini memiliki akses jalan yang lebih dekat dan aman," ujar Suardi.

 

Sementara itu, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar Parluhutan Sianipar menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari target nasional, di mana hingga saat ini telah terbangun 3.421 jembatan di seluruh Indonesia. Awalnya direncanakan hanya untuk ditinjau, namun karena pembangunan telah rampung tepat waktu, maka langsung diresmikan.

 

"Pembangunan setiap jembatan hanya diberikan waktu 70 hari, dan Alhamdulillah di Pasangkayu saat ini telah terbangun 6 jembatan — terdiri dari 2 Jembatan Gantung, 3 Jembatan Beton, dan 1 Jembatan Aramco," ungkap Pangdam.

 

Pangdam juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat fasilitas tersebut. Jembatan memiliki batas muatan maksimal 6 Ton, sehingga perlu dijaga agar tetap awet dan aman digunakan.

 

"Kami harap jembatan ini diperiksa kondisinya setiap 3 bulan sekali. Perhatikan batas kapasitas muatnya, agar usia ketahanan jembatan lebih lama dan bermanfaat untuk jangka panjang," pesannya.

 

Usai peresmian jembatan, rombongan Pangdam XXIII/Palaka Wira melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan sumur bor program KASAD di Dusun Kalibamba, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, yang juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat.(*/red) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar