PASANGKAYU, Mosulbar.com – Warga Kelurahan Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, mengeluhkan aksi sejumlah anak yang membangunkan sahur dengan cara melempari rumah warga sambil berteriak “sahur”, Kamis subuh (5/3/2026).

Keluhan tersebut mencuat setelah salah satu warga Dusun Samonu mengunggah pengalamannya di media sosial. Dalam unggahannya, ia mengaku terkejut karena mendengar suara benturan keras di rumahnya.

“Saya kaget, saya kira mangga jatuh, ternyata lemparan batu keras sampai ke rumah dan sampai anak saya kaget,” tulis warga tersebut.

Aksi tersebut dinilai meresahkan karena selain mengganggu ketenangan warga yang sedang beristirahat, juga berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah, terutama anak-anak.

Beberapa warga lainnya turut menyampaikan kekhawatiran serupa. Mereka menilai tradisi membangunkan sahur seharusnya dilakukan dengan cara yang wajar dan tidak merugikan orang lain.

Warga berharap pemerintah setempat bersama aparat penegak hukum dapat meningkatkan patroli pada waktu subuh selama bulan Ramadan, guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Harapan kami semoga ada patroli saat sahur agar kejadian seperti ini tidak terulang dan warga bisa merasa aman,” ungkap salah seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah kelurahan maupun aparat keamanan terkait kejadian tersebut.(Red)